Luhur Hertanto • 2 March 2022 17:15
Presiden Jokowi meminta TNI dan Polri tidak mengundang agamawan berpaham radikal menjadi pengisi kegiatan keagamaan di jajaran masing-masing. Tujuan adalah demi menegaskan tugas utama personil TNI dan Polri adalah mempertahankan keutuhan NKRI dan loyalitas sepenuhnya kepada pemerintahan yang sah.
Larangan ini disampaikannya dalam pembukaan Rapat Pimpinan TNI/Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022). Perintah dari Panglima Tertinggi TNI tersebut akan diteruskan KSAD Dudung kepada seluruh Panglima Komando Daerah Militer dan Komandan Komado Daerah Resor Militer.