NEWSTICKER

Saksi Ahli Bahas Mekanisme Modus Penjebakan Narkoba di Sidang Teddy Minahasa

6 March 2023 13:50

Sidang lanjutan perkara penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa menghadirkan dua saksi, yakni dari BNN dan ahli pidana, Senin (6/3/2023). Saksi ahli dari BNN Ahwil Luthan membahas mekanisme pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika. 

Beberapa poin penting yang disampaikan ahli dari BNN ialah, mendalami mekanisme pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika yang lazim dan diatur dalam UU untuk bisa dilakukan oleh penyidik. 

Ahwil menjelaskan bahwa ada dua mekanisme khusus dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika, yakni undercover buy dan controlled delivery. Dari penjelasan dua hal ini didalami prosedur cara melakukan dua cara mekanisme dan harus disertai surat perintah yang sah.

Petugas yang sudah melakukan operasi khusus undercover buy maupun controlled delivery merupakan operasi yang terencana. Bahkan operasi tersebut beresiko bagi petugas polisi yang menyamar dalam sindikat kepolisian. Oleh sebab itu, surat perintah lazimnya diberikan sebelum operasi tersebut dilakukan dan bukan saat operasi dilakukan.

Menurut ahli dari BNN, undercover selling adalah praktek atau mekanisme yang tidak lazim dilakukan, bahkan tidak boleh dilakukan karena barang bukti narkotika harus segera dimusnahkan. Barang bukti narkotika yang harus dimusnahkan paling lama satu minggu dan jika diperpanjang paling lama dua minggu.

Saksi ahli Ahwil Luthan dihadirkan oleh JPU atas kasus narkoba yang menjerat Teddy Minahasa. Adapun pasal yang disangkakan kepada Teddy, yakni Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 20 tahun penjara.