Bikin Geger! Hewan-Hewan Liar Masuk ke Permukiman Warga

23 February 2026 19:36

Majene: Kehadiran hewan besar dan liar kembali menggegerkan warga di beberapa daerah, mulai dari ular piton hingga anak gajah masuk ke permukiman warga. Warga yang panik segera mengevakuasi hewan-hewan tersebut sebelum menimbulkan bahaya.  

Ular Piton 5 Meter Bikin Heboh Warga Majene

Ular Piton 5 Meter BikiSeekor ular piton sepanjang lima meter menghebohkan warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), setelah merangsek masuk ke area permukiman. Ular raksasa tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain di pinggir sungai. Penemuan ini sontak membuat mereka panik dan berlari meminta pertolongan warga sekitar.

Proses penangkapan reptil ini berlangsung cukup dramatis karena ular terus memberikan perlawanan. Warga harus bergotong royong selama kurang lebih satu jam sebelum akhirnya berhasil menaklukkan hewan tersebut. Evakuasi ini dilakukan dengan cepat karena warga khawatir ular tersebut dapat membahayakan keselamatan masyarakat, sekaligus mengancam hewan ternak mengingat ukurannya yang sangat besar. Heboh Warga Majene

Monyet Ekor Panjang Berkeliaran Cari Makan di Bekasi

Tak hanya di Majene, seekor monyet berekor panjang juga terlihat berkeliaran di permukiman warga di Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Diduga monyet tersebut merupakan hewan peliharaan yang lepas karena kelaparan.
 

Baca Juga: Tersesat di Kebun Sawit, Satwa Langka Ini Berhasil Diselamatkan Warga Kotim

Kehadiran monyet itu membuat panik warga, terutama karena muncul saat mereka sedang mencari takjil untuk berbuka puasa. Warga juga khawatir monyet tersebut dapat menyerang atau membahayakan orang di sekitar.

Anak Gajah Terjebak di Tangki Septik Mes di Siak

?Sementara itu di Kabupaten Siak, Riau, seekor anak gajah ditemukan terperosok dan terjebak di dalam tangki septik (kakus) milik mes karyawan sebuah perusahaan kelapa sawit. Hewan malang tersebut diduga terpisah dari kawanannya saat kawanan gajah liar melintas di kompleks mes karyawan.

Mendapati kejadian tersebut, para pegawai perusahaan langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat untuk meminta bantuan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung selama 45 menit hingga anak gajah berhasil diangkat dengan selamat dari dalam tangki. Setelah dievakuasi dan dipastikan kondisinya baik, anak gajah tersebut langsung dikembalikan ke habitat aslinya untuk bergabung kembali dengan kawanannya.


(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)