Daripada Rebahan, Ayo Lakukan Perubahan

5 March 2026 00:00

Bulan Ramadan sering kali disalahartikan oleh sebagian umat Muslim sebagai waktu untuk memperbanyak istirahat atau bermalas-malasan dengan alasan sedang berpuasa. Namun, menekankan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum besar bagi setiap individu untuk melakukan perubahan nyata dan meninggalkan kebiasaan buruk demi mengejar derajat takwa.

Banyak orang terjebak dalam persepsi yang salah bahwa tidur sepanjang hari saat berpuasa adalah bentuk ibadah. Padahal, Ramadan menuntut umat untuk tetap produktif meski dalam kondisi perut kosong. Menahan lapar dan haus akan menjadi sia-sia jika hanya diisi dengan berleha-leha, tanpa ada peningkatan kualitas spiritual.

"Jangan sampai pertahanan lapar kita, pertahanan haus kita itu sia-sia dengan bahasa berpuasa tidur saja menjadi ibadah," ungkap Munifah Syanwani. 

Tujuan utama dari puasa adalah agar umat menjadi pribadi yang bertakwa dan menjadi hamba yang paling dekat kepada Allah. Dengan ketakwaan tersebut, Allah menjanjikan solusi atas segala kesulitan hidup yang luar biasa.
 

Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan dan Tanda-Tandanya

Sesuai dengan firman bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri, Ramadan tahun ini harus menjadi titik balik. Mengganti segala kebiasaan buruk dengan kebiasaan baik yang mendatangkan pahala.

Sebab inti dari menjalankan ibadah di bulan suci ini adalah melakukan hijrah spiritual. Perubahan dari yang tadinya tidak produktif menjadi aktif, dan dari yang tadinya mementingkan ego sendiri menjadi lebih taat pada aturan agama.

"Insyaallah puasa kita menjadi satu hijrah, yang kurang baik menjadi baik, menjadi satu perubahan," pungkas Munifah.

Diharapkan segala upaya tersebut dalam meningkatkan level puasa kita, tidak hanya meninggalkan rasa lapar dan haus, tetapi benar-benar memberikan nilai di hadapan Allah SWT.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)