Banjir dan Longsor Melanda 9 Desa di Halmahera Barat, Ribuan Warga Mengungsi

8 January 2026 17:58

Sembilan desa di lima kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor. Dua orang warga dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 1.500 jiwa terpaksa mengungsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat mendata, 3.444 warga di sembilan desa yang ada pada lima kecamatan terdampak banjir dan tanah longsor. Sejumlah warga di desa setempat bahkan memenuhi bibir pantai untuk mengumpulkan barang dan hasil bumi mereka yang terbawa banjir.
 

Baca juga: Satgas PKH Tindak Tegas 12 Perusahaan Nakal Penyebab Banjir Sumatra


Dari total 3.444 jiwa, sebanyak 1.500 warga memilih mengungsi secara mandiri. BPBD merinci, 34 rumah mengalami rusak berat, tiga rusak sedang, dan 200 lebih rusak ringan. Sementara dua warga di Desa Soasio, Kecamatan Laloda dilaporkan tewas akibat tertimbun tanah longsor.

Hingga saat ini BPBD belum bisa mengakses Kecamatan Laloda untuk distribusi bantuan, karena sejumlah titik jalan kecamatan tertutup material longsor dan komunikasi terputus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)