22 August 2026 21:39
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengepung wilayah Kalimantan. Berdasarkan pantauan satelit dalam 24 jam terakhir, terdeteksi sebanyak 3.702 titik panas (hotspot) dengan berbagai tingkat kepercayaan.
Tenaga Ahli Kepala BNPB, Asrianus Bulo, merinci bahwa dari ribuan titik tersebut, terdapat 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.
"Ini artinya ada titik api dan asap nyata yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat," ujar Asrianus dalam tayangan di Top News Metro TV, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Selain titik api utama, BNPB juga mendeteksi 3.100 titik dengan tingkat kepercayaan menengah yang didominasi oleh kepulan asap, serta 406 titik dengan tingkat kepercayaan rendah.
Menurut data BNPB, sebaran titik panas ini terkonsentrasi di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di tiga wilayah administratif. "Titik hotspot ini didominasi di wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara," lanjut Asrianus.
Hingga saat ini, pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi meluasnya kebakaran lahan yang dapat memperburuk kualitas udara di wilayah terdampak.