18 June 2026 19:05
Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 bersama dengan jajaran kementerian terkait dan DPR RI di Hambalang pada Rabu, 17 Juni 2026. Presiden mengapresiasi penanganan kendala yang ada di lapangan dan keberhasilan capaian penting meski persiapan kementerian terhitung singkat.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Muhammad Irfan Yusuf menjelaskan meski baru mulai bekerja pada September 2025, Kementerian Haji dan Umrah berhasil mengejar beragam persiapan yang sempat tertinggal. Di antaranya percepatan penerbitan visa.
“Penerbitan visa. Visa terbit sekitar pertengahan Ramadan. Ini hal yang sangat-sangat luar biasa. Nusuk sudah mulai dibagikan di Tanah Air sehingga tidak ada lagi cerita jemaah yang terpisah dari keluarganya, jemaah yang tidak mendapatkan hotel padahal sudah sampai di sana, jemaah yang tercecer di mana-mana tidak ada lagi.” kata Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Kamis, 18 Juni 2026.
| Baca juga: Jemaah Haji Garut Akui Pelayanan Haji Sangat Memuaskan |