Perkuat Pertahanan RI Jadi Syarat Utama Jaga Stabilitas Nasional

19 May 2026 12:12

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus terus memperkuat sistem pertahanan nasional sebagai deterrent atau penangkal di tengah kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal atau deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri. Tapi kita lihat kondisi dunia geopolitik penuh dengan ketidakpastian dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” ujar Prabowo dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Selasa 19 Mei 2026. 

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut Prabowo, kekuatan pertahanan menjadi syarat utama menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan kedaulatan Indonesia tetap terjaga. Ia menegaskan penguatan militer Indonesia bukan untuk kepentingan agresi, melainkan sebagai langkah penangkal terhadap berbagai potensi ancaman.

Baca Juga :


Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sejumlah alutsista modern seperti pesawat tempur Rafale, Falcon 8X, A400 MRTT, hingga radar GCI GM403. Paket pertahanan itu juga diperkuat dengan rudal Meteor dan Smart Weapon Hammer.

Prabowo menilai modernisasi alutsista menjadi langkah penting agar Indonesia memiliki sistem pertahanan yang kuat, modern, dan siap menghadapi tantangan keamanan global di masa depan.

Penguatan pertahanan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya gentar Indonesia sekaligus menjaga stabilitas kawasan di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)