16 October 2026 12:12
Batam: Pemerintah berencana membangun 1 juta unit hunian vertikal untuk mengatasi kekurangan rumah di Indonesia. Batam, Kepulauan Riau, menjadi salah satu lokasi yang disiapkan karena pertumbuhan penduduk yang pesat dan keterbatasan lahan.
“Batam kita masuk ke vertikal. Harusnya dengan regulasi yang ada kita bisa mulai untuk membangun rumah vertikal yang banyak ya. Kalau Presiden kan arahannya itu 1 juta unit untuk vertikal. Batam salah satu tempatnya,” kata Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah usai memberikan Kuliah Umum bertajuk ‘Tantangan dan Peluang Pengembangan Perumahan Pekerja (Environmental, Social, and Governance/ESG)’ di Universitas Batam, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Jumat 16 Oktober 2026.
Selain pembangunan hunian vertikal, pemerintah juga akan merealisasikan program 3 juta rumah bersubsidi. Pemerintah turut mendorong pengembangan hunian hijau yang ramah lingkungan dan terintegrasi dengan transportasi.
Program tersebut ditujukan untuk mengatasi keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pekerja. Pertumbuhan penduduk Batam yang tinggi dinilai tidak sebanding dengan ketersediaan lahan, sehingga hunian vertikal menjadi salah satu pilihan pengembangan perumahan di wilayah tersebut.