24 October 2026 10:16
Ogan Ilir: Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sumatra Selatan menguji coba teknologi Realiza Antichamas asal Brasil untuk membantu pemadaman kebakaran, khususnya di lahan gambut. Teknologi ini dinilai mempercepat pemadaman dan menghambat penyebaran api.
Uji coba dilakukan di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, pada Jumat sore. Dalam simulasi pemadaman di lahan gambut seluas tiga hektare, petugas menggunakan lima kilogram Realiza Antichamas yang dicampur dengan air.
Danrem 044 Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menilai campuran tersebut menunjukkan hasil yang cukup baik. Menurutnya, proses pemadaman berlangsung lebih cepat dan asap yang muncul relatif sedikit.
“Cairan campuran dengan Realiza Antichamas ini dan hasilnya sebenarnya cukup bagus. Tadi pemadaman itu menjadi lebih cepat, kemudian juga asap kalau kita lihat tadi kan sedikit,” ujar Khabib dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 24 Oktober 2026.
Khabib juga menilai teknologi tersebut berpotensi membantu menurunkan suhu di area yang disemprot. Ia menjelaskan, permukaan lahan yang telah disemprot terasa lebih dingin dibandingkan area yang masih panas.
“Artinya sebenarnya teknologi ini mampu memblok dan mendinginkan suhu di atas permukaan. Harapannya, apabila ini dilakukan di lahan-lahan gambut, maka dia akan bisa membentengi untuk pertumbuhan api yang ada di bawah lahan gambut itu,” katanya.
Satgas Karhutla Sumatra Selatan berencana menyiapkan sekitar 50 kilogram Realiza Antichamas untuk mendukung upaya pemadaman di wilayah rawan karhutla.