Terdampak Karhutla, 8 Orang Utan Kalimantan Dipindahkan ke Hutan Lindung Batu Nyambu

14 October 2026 15:13

Sebanyak delapan individu orang utan Kalimantan di Kalimantan Barat ditranslokasi ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang. Langkah penyelamatan ini diambil oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) untuk menyelamatkan satwa dilindungi tersebut dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bencana karhutla di Kalimantan telah menghilangkan tutupan hutan dan memutus jalur penghubung antar-kawasan. Kondisi ini membuat orang utan terisolasi di area perkebunan dengan sumber pakan serta ruang hidup yang sangat terbatas, sehingga memicu risiko konflik dengan manusia dan mengancam kelangsungan hidup mereka.

Delapan orang utan yang dievakuasi dari area terdampak karhutla di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara tersebut terdiri dari tiga pasang induk dan anak, serta dua individu jantan remaja. Sebelum dipindahkan, seluruh orang utan menjalani pemeriksaan kesehatan, perawatan medis, dan observasi di Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI di Sungai Awan, Ketapang.
 



Pemilihan Hutan Lindung Batu Nyambu didasarkan pada kajian kesesuaian habitat dan daya dukung ekologis. Selain lokasinya aman dan jauh dari karhutla, hasil survei mencatat bahwa 95 persen tanaman di area tersebut dapat menjadi sumber pakan orang utan.

"Kami sudah melakukan survei di tahun 2023 jauh sebelum kebakaran ini dan kita melihat bahwa lokasi ini cocok, terutama karena jumlah dan jenis pakannya itu memadai bahkan 95 persen tanaman di sana itu bisa menjadi pakan bagi orang utan. Kemudian, areanya juga cukup luas, sementara populasi orang utannya tidak terlalu banyak." ucap Senior Communication Manager YIARI, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X