Surabaya: Sebanyak 20 ruko mengalami kerusakan imbas terjadinya ledakan di area pertokoan San Antonio Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur. Mulai dari rusak ringan, sedang, hingga rusak berat.
"Sementara itu, ada tujuh kendaraan roda dua, empat mobil, dan juga satu truk yang mengalami kerusakan," ujar Jurnalis Metro TV Muhammad Fauzi, dalam program Breaking News Metro TV, Selasa, 6 Oktober 2026.
Saat ini petugas dari BPBD dan kepolisian dari Inafis Polda Jatim masih melakukan sterilisasi. Lokasi police line yang tadinya sekitar 20 atau 30 meter dari lokasi kejadian, saat ini sepertinya akan dimundurkan lebih jauh.
"Petugas mengimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan untuk mundur lebih jauh, mengingat saat ini lokasi masih belum dipastikan aman 100 persen," kata Fauzi.
Menurut keterangan warga sekitar, ledakan terjadi di sebuah restoran yang menjual nasi tempong. Sempat tercium aroma
gas sebelum terjadinya ledakan.
"Memang istri saya tadi sempat beli kopi dulu, beli kopi terus lewat sini, kok bau gas ya, gitu, bau gas. Belum ada limat menit, terus tiba-tiba langsung ada ledakan kencang sekali. Duar! Gitu," kata Ahmad.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Jules Abraham membenarkan adanya ledakan tersebut. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui sumber serta penyebab kejadian.
“Benar, pagi ini telah terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya," kata Jules kepada
Metrotvnews.com, Selasa, 6 Oktober 2026.