21 October 2026 18:27
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tidak semata-mata terjadi secara alamiah, melainkan terdapat unsur campur tangan manusia. Menurut Presiden, tindakan pembakaran lahan secara sengaja ini merupakan bentuk terorisme lingkungan sekaligus kejahatan terhadap kemanusiaan karena membahayakan kesehatan jutaan masyarakat.
“Kita anggap ini adalah terorisme lingkungan, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita.” kata Presiden Prabowo, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.
Guna menindak tegas para pelaku, Presiden meminta pihak Kepolisian, Kejaksaan, dan Kementerian Kehutanan dengan dukungan TNI serta lembaga intelijen untuk mengusut dan melakukan penyelidikan secara mendalam dan teliti keterlibatan pihak korporasi maupun oknum yang sengaja melakukan pembakaran.
“menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan teliti. Saya minta Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Kehutanan dibantu TNI dibantu intelijen untuk selidik karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab.” ucap Prabowo.