24 November 2023 10:00
Pertumbuhan ekonomi di Makassar terus melaju pascapandemi covid-19. Hingga saat ini, Pemerintah Kota Makassar memiliki empat sektor yang dominan untuk menopang perekonomian Makassar mulai dari sektor trading, jasa, properti, hingga konstruksi.
Kota Makassar menjadi pusat pertubuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur. Bahkan laju pertumbuhan ekonomi Makassar berada di peringkat paling tinggi se-Indonesia selama lima tahun terakhir. Oleh sebab itu, Pemerintah menyejajarkan Makassar dengan kota besar lainnya seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Pertumbuhan ekonomi Kota Makassar terus melaju pascapandemi covid-19. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, secara fisik ekonomi yang mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Makassar berada di angka 5,4% atau lebih tinggi dari provinsi bahkan nasional. Selain itu inflasi Makassar berada di angka 3%. Danny mengatakan, angka 3% tersebut sangat ideal bagi sebuah kota metropolitan seperti Makassar.
"Artinya Makassar memberi kontribusi positif terhadap provinsi dan terhadap nasional," ujarnya.
Lebih lanjut Danny mengatakan, Kota Makassar memiliki empat core ekonomi yang menjadi penopang, mulai dari trading, jasa, properti, hingga konstruksi. Saat ini Pemerintah Kota Makassar tidak hanya membangun ekonomi makro, tapi juga hingga ekonomi mikro. Salah satu yang tengah digalakkan adalah sektor pariwisata melalui program lorong wisata.
"Lorong wisata merekrut UMKM lorong yang kemudian dari awal usahanya tanpa pengalaman mencoba mengisi ruang-ruang lorong yang sudah menarik, kemudian kita inkubasi sehingga menjadi startup lorong. Sehingga terlihat jelas dalam ukuran BPS rasio kita makin menyempit. Itu tandanya bahwa pemberdayaan atau penguatan ekonomi mikro itu makin mendekati ekonomi makro," jelas Danny.
Selain penguatan UMKM melalui lorong wisata, sektor hotel dan restoran juga menjadi hal yang mendominasi ekonomi Makassar. Hal tersebut pun dapat dilihat dari daya beli masyarakat apalagi saat ini Makassar menjadi Kota Makan Enak.
Adapun dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan harga pangan sehingga inflasi menjadi terkendali.