3 October 2022 20:55
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) telah memantau dan mengumpulkan bukti terkait tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
KontraS menyebut ada kesalahan fatal dalam tragedi Kanjuruhan, yaitu kesalahan protokol keamanan dan penggunaan kekuatan berlebih dalam menangani ulah suporter sepak bola.
Selain itu, KontraS menyimpulkan tragedi Kanjuruhan terjadi bukan karena kerusuhan suporter Arema, melainkan karena kelalaian dan tindakan kekerasan berlebihan dari petugas keamanan dan panitia penyelenggara pertandingan.
Bahkan, KontraS mendapati laporan bahwa Aremania tidak merusak fasilitas stadion ataupun membahayakan keselamatan para pemain, official kedua tim, dan aparat keamanan.