Agus Gumiwang: Insentif Kendaraan Listrik Masih Dihitung

29 December 2022 15:34

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut finalisasi aturan insentif bagi pembelian kendaraan listrik masih dihitung. Hal tersebut disampaikan saat melakukan jumpa Pers Outlook Industri 2023 di Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (27/12/2022)

Pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan memberikan insentif pembelian mobil dan motor listrik seperti dilakukan banyak negara di Eropa maupun Asia. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut menentukan skema insentif kendaraan listrik bukan hal yang sederhana sehingga pemerintah akan memfinalisasikan kebijakan ini terlebih dahulu sebelum diajukan ke DPR. 

Agus menegaskan pemerintah sangat mendukung pengembangan industri otomotif berbasis baterai. Untuk besaran insentif mobil listrik pemerintah berencana diberi senilai Rp 80 juta. Mobil hibrid Rp 40 juta dan motor listrik Rp 8 juta. Sementara untuk bus listrik pemerintah masih melakukan kajian. Karena untuk kepentingan publik dan insentif berhubungan dengan perusahaan.
 
"Nilai atau besaran insentifnya masih kita hitung Rumusannya masih kita finalisasi," ujar Agus Gumiwang
 
Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemberian insentif untuk pembelian mobil listrik sekitar 30 persen lebih tinggi. Insentif yang diberikan tidak sama dengan subsidi bahan bahar minyak. Nilainya Rp 5 triliun rupiah yang nantinya akan dibagi jumlahnya untuk mobil listrik dan motor listrik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ilham Amirullah)