NEWSTICKER

Kiprah Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikenal Tidak Pandang Bulu

26 September 2022 20:06

Gaya kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang berani, tegas, tidak pandang bulu dan humanis membuat kerja Kejaksaan terus menuai apresiasi. Selain itu, atas inisiatif Burhanuddin pula Rumah Restorative Justice tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sebuah program dan aturan yang memupus stigma hukum tajam ke bawah tumpul ke atas.

Kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan Agung era kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin terus mencatatkan tren positif. Tingkat kepercayaan publik selalu mengalami peningkatan. Gaya kepemimpinan Burhanuddin yang berani, tegas, tidak pandang bulu dan humanis membuat kerja kejaksaan terus menuai apresiasi.

Keberhasilan Korps Adhyaksa membongkar kasus-kasus besar turut menjadi contoh. Tak heran jika Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta menjajarkan gaya kepemimpinan ST Burhanuddin dengan pendahulunya R Suprapto. Suprapto menjabat Jaksa Agung selama sembilan tahun dari 2 September 1950- 4 Juli 1959.

Suprapto menjadi satu-satunya Jaksa Agung yang menjabat selama sembilan tahun. Ia dikenal sebagai sosok yang kewibawaan besar dan gigih dalam mempertahankan hukum dan undang-undang yang berlaku. Bahkan ia tak segan mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan keyakinan.

Apresiasi serupa mengikuti perjalanan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung. Nama Burhanuddin dikenal sebagai seorang Jaksa yang berani, tegas dan tidak pandang bulu dalam membongkar kasus-kasus besar.