NEWSTICKER

ART di Bandung Barat Dianiaya Majikan Selama Dua Bulan

31 October 2022 15:44

Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan asisten rumah tangga di Komplek Bukit Permata, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sudah terjadi selama dua bulan. Alasan terjadinya penganiayaan, menurut pengakuan dari terduga pelaku terjadi karena pekerjaan korban tidak sesuai dengan keinginannya.

Kepolisian dari Satreskrim Polres Cimahi mengetahui dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga di Komplek Bukit Permata, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berawal dari adanya informasi masyarakat yang ditindak lanjuti oleh Bhabinkamtibmas gabungan Polsek dan Polres.

Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fahila mengatakan korban memohon bantuan karena telah mendapatkan perlakuan penganiayaan dari dua orang pelaku. 

"Yang bersangkutan memohon bantuan karena telah mendapatkan perlakuan penganiayaan dari kedua orang pelaku," ucap Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fahila.

Dari pengakuan tersebut, petugas dibantu dengan masyarakat akhirnya membuka paksa pintu rumah dan menyelamatkan korban. Setelah itu pihak kepolisian menindaklanjuti dengan menangkap kedua orang pelaku. 

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan baik dari tersangka maupun korban, penganiayaan tersebut terjadi kurang lebih selama dua bulan. Menurut pengakuan dari terduga pelaku hal ini terjadi karena pekerjaan korban tidak sesuai dengan keinginannya.

"Pekerjaanya tidak sesuai dengan harapan dari majikan, kurang bersih dalam menyapu, kurang bersih dalam merawat anak" jelas Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fahila.

Berdasarkan laporan dan pemeriksaan saksi-saksi sertata alat bukti yang ada, kedua orang terduga pelaku saat ini sudah mempertanggungjawabkan perbuatannya dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Cimahi. Pelaku dikenakan pasal kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Sementara itu korban masih mendapatkan perawatan untuk pemulihan fisik dan pihak kepolisian juga telah bekerja sama dengan Dinsos dan Psikolog untuk memuluihkan trauma korban.