11 October 2022 22:01
Pasca-tragedi Kanjuruhan, Polri sudah melakukan langkah seperti yang dituntut banyak insan sepak bola dengan memutasi Irjen Pol Nico Afinta dari jabatan Kapolda Jawa Timur. Di sisi lain, PSSI belum memperlihatkan langkah fundamental untuk membenahi sepak bola Indonesia.
Tindakan Polri cukup tegas dalam penanganan tragedi Kanjuruhan. Sebelumnya, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat besama anggota Polri lainnya dinonaktifkan buntut tragedi Kanjuruhan. PSSI melalui Komite Disiplin menjatuhkan sanksi kepada Arema FC, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan dan petugas Keamananan.
Tragedi Kanjuruhan adalah puncak dari kegagalan besar dalam pengelolaan sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, petisi yang mendesak Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur dari jabatan Ketua Umum disambut masyarakat. Namun, Mochamad Iriawan tegas menolak pengunduran diri dari dari kursi nomor satu PSSI.
Menilik dengan apa yang terjadi di Kanjuruhan dan sejumlah stadion lain. Standar infrastruktur stadion di Liga Indonesia termasuk Liga 1 sebagai liga tertinggi di Indonesia memang tidak cukup layak. Hal itu diperparah dengan sikap panitia pelaksana pertandingan yang kerap bermental kejar setoran dengan menjual tiket melebihi kapasitas yang ada.