12 October 2022 17:29
Negara-negara G20 siap mengambil tindakan kolektif yang cepat untuk ketahanan pangan dan gizi di tengah ancaman krisis pangan global. Komitmen G20 itu diperkuat dalam pertemuan gabungan para Menteri Keuangan dan Menteri Pertanian G20 di Washington DC, Amerika serikat, Selasa (11/10/2022).
Ancaman krisis pangan mendapat perhatian khusus negara anggota G20. Komitmen G20 menjamin ketahanan pangan dan gizi global dipertegas lagi dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Menteri Pertanian G20.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menyatakan Presidensi G20 Indonesia telah menegaskan kembali komitmennya untuk menggunakan semua perangkat kebijakan yang tepat untuk mengatasi tantangan ekonomi dan keuangan saat ini termasuk risiko kerawanan pangan.
Sri Mulyani juga menyebut G20 siap mengambil tindakan kolektif yang tepat untuk memastikan ketahanan pangan dan gizi, termasuk kerja sama multilateral dan inisiatif lainnya.
"Kami mendukung kebutuhan untuk meningkatkan kerja sama serta memastikan respons global yang terkoordinasi dalam mengatasi kerawanan pangan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan inisiatif multilateral lainnya dalam upaya ini," ujar Sri Mulyani
Sementara Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo menegaskan para Menteri Keuangan dan Pertanian G20 menyepakati solusi bersama dalam bentuk skema pendanaan global untuk penanganan tiga isu prioritas sektor pertanian dan pangan.
Syahrul menyebut ada kesatuan emosional para menteri G20 untuk menghadapi kerawanan pangan secara bersama karena menyangkut hak asasi setiap insan atas pangan.