Indonesia Darurat TBC? Ini Gejala yang Sering Diabaikan

25 March 2026 13:14

Jakarta: Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia. Penyakit menular ini menjadi ancaman serius karena mudah menyebar di lingkungan sekitar.

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru. Penularannya terjadi melalui udara, terutama saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Menurut World Health Organization, TBC masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi perhatian global, khususnya di negara dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi.

Gejala yang Sering Diabaikan

Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan TBC adalah banyaknya penderita yang tidak menyadari dirinya terinfeksi. Gejala yang muncul kerap dianggap ringan, di antaranya:
  • Batuk lebih dari dua minggu
  • Demam berkepanjangan
  • Keringat di malam hari
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
Kondisi ini menyebabkan banyak kasus terlambat terdeteksi dan meningkatkan risiko penularan.

Faktor Penyebab Tingginya Kasus

Tingginya angka TBC di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan, lingkungan padat penduduk, serta pengobatan yang tidak dijalani hingga tuntas.

Padahal, TBC termasuk penyakit yang dapat disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini dan pasien menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis.

Pentingnya Deteksi Dini

Pemeriksaan sejak awal menjadi kunci untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan.

Meningkatkan kesadaran terhadap gejala dan pentingnya pengobatan menjadi langkah utama dalam menekan angka penularan. Menjaga kesehatan diri tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Calista Vanis)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)