Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan Dorong Kerjasama Berbagai Sektor

9 December 2025 15:23

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan pada Selasa, 9 Desember 2025, membawa pesan penting mengenai arah diplomasi Indonesia. Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari untuk menjajaki berbagai sektor kerja sama baru.

Duta Besar Pakistan di Indonesia menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, dan menjadi kunjungan setingkat Presiden pertama sejak Presiden Joko Widodo pada tahun 2018.

Kerja sama yang akan dihasilkan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM. Di sektor pendidikan, Pakistan menyatakan siap menerima mahasiswa Indonesia, khususnya dari Fakultas Kedokteran dan Teknologi Informasi, untuk membantu memenuhi kebutuhan Indonesia akan dokter, seperti yang sering disampaikan Presiden Prabowo.

Selain itu, sektor pertahanan juga menjadi poin penting. Presiden Prabowo diagendakan bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat dan Panglima Angkatan Pertahanan Pakistan Jenderal Syed Asim Munir. Kerjasama di sektor ini mencakup pendidikan militer dan industri pertahanan. Kemungkinan pembahasan Alutsista, terkait rencana pembelian 200 helikopter untuk penanganan bencana, juga akan menjadi topik utama.
 



Fokus perdagangan dan program pangan

Pakistan merupakan salah satu mitra perdagangan terbesar bagi Indonesia di Asia Selatan dan menjadi pembeli minyak sawit terbesar. Neraca perdagangan kedua negara mengalami surplus bagi Indonesia sebesar USD4,2 miliar. Indonesia mengekspor minyak sawit, sementara Pakistan mengekspor sereal dan tekstil. Kerjasama perdagangan ini diharapkan semakin menguat.

Pemerintah Pakistan juga membuka lebar peluang kerjasama untuk mendukung program MBG (Makan Bergizi Gratis) Indonesia, khususnya dalam produksi susu. Pakistan dikenal sebagai produsen susu terbesar keempat di dunia dan terbesar di Asia Selatan. Kerjasama ini dinilai sangat inspiratif dan diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di Indonesia.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)