Panggung BRI JF3 Fashion Festival 2026: Harmoni Budaya dan Modernitas Desainer Asia Tenggara

28 July 2026 20:00

Rangkaian BRI JF3 Fashion Festival 2026 pada 25 Juli menghadirkan empat presentasi mode. Mulai dari ASEAN Fashion Designers Showcase, Plesir by Lakon Store, hingga koleksi Tities Sapoetra dan Hartono Gan.

ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS)

Melalui tema "Elysian Currents: A Southeast Asian Fantasy in Culture", tiga desainer dari Laos, Singapura, dan Filipina memukau penonton dengan karakter yang berbeda:

  • Tholany Chanthalangsy (Laos): Menampilkan interpretasi modern atas motif tradisional Laos.
  • Indra Murak (Singapura): Menampilkan couture penuh imajinasi dan terinspirasi hutan ajaib dan seni fantasi.
  • Erjhon Dela Serna (Filipina): Melalui koleksi 'Liquid Revery' mempersembahkan gaun-gaun berkilau yang mempresentasikan kekuatan dan kepercayaan diri perempuan modern.

Kreativitas Lokal: Plesir by Lakon Store

Kekayaan kreativitas Indonesia turut hadir melalui Plesir by Lakon Store, yang mempertemukan empat label lokal: Blee, By Roam, Komang Tri Jewelry, dan Malina Alba.

  • Blee menghadirkan 'Prism' yang terinspirasi dari transformasi batu permata. 
  • By Roam mengolah kembali Kebaya melalui koleksi 'Lauton' yang terinspirasi kekayaan bahari Indonesia. 
  • Komang Tri Jewelry menampilkan perhiasan bernapas budaya dalam 'Tropicana Indonesia'.
  • Malina Alba menghadirkan 'Sienna' melalui permainan warna, siluet oversized, dan detail floral applique.

 


Eksplorasi Tities Sapoetra dan Hartono Gan

Eksplorasi perubahan dan pertumbuhan menjadi gagasan utama Tities Sapoetra dalam koleksi 'Threshold'. Proses transisi dalam kehidupan diterjemahkan melalui perkembangan warna, material, dan siluet dari kesan ringan dan lembut menjadi lebih tegas dan berkarakter.

Sementara Hartono Gan kembali pada esensi pakaian melalui koleksi yang mengutamakan fungsi, kualitas, dan desain yang tak lekang oleh waktu. Terinspirasi estetika mode era 1990-an, koleksi ini menampilkan siluet minimalis dan terstruktur dalam beragam rancangan serbaguna, mulai dari kemeja, jaket, celana, hingga setelan gender neutral.

Melalui keberagaman karya tersebut, BRI JF3 Fashion Festival 2026 membuka ruang pertemuan antara identitas budaya, eksplorasi desain, dan perspektif baru dari para pelaku mode Indonesia serta Asia Tenggara.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X