28 April 2026 10:12
Tim SAR gabungan membuka posko pengaduan di sekitar Stasiun Bekasi Timur untuk memastikan pendataan korban kecelakaan KRL berjalan akurat. Langkah ini dilakukan karena tidak adanya manifest penumpang dalam commuter line, sehingga identifikasi korban sangat bergantung pada laporan dari keluarga.
Posko tersebut terus didatangi oleh warga sejak tadi malam hingga pagi ini. Mereka datang untuk mencari kepastian nasib kerabat mereka. Melalui posko tersebut, keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor dan memberikan informasi kepada petugas.
Dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Selasa 28 April 2026, petugas SAR menggunakan data laporan dari posko ini sebagai dasar untuk mencocokkan identitas korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia. Pendekatan ini dinilai krusial dalam situasi darurat dengan keterbatasan data penumpang.