Verifikasi Data Korban, Tim SAR Buka Posko Pengaduan di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 10:12

Tim SAR gabungan membuka posko pengaduan di sekitar Stasiun Bekasi Timur untuk memastikan pendataan korban kecelakaan KRL berjalan akurat. Langkah ini dilakukan karena tidak adanya manifest penumpang dalam commuter line, sehingga identifikasi korban sangat bergantung pada laporan dari keluarga.

Posko tersebut terus didatangi oleh warga sejak tadi malam hingga pagi ini. Mereka datang untuk mencari kepastian nasib kerabat mereka. Melalui posko tersebut, keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat melapor dan memberikan informasi kepada petugas.

Dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Selasa 28 April 2026, petugas SAR menggunakan data laporan dari posko ini sebagai dasar untuk mencocokkan identitas korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia. Pendekatan ini dinilai krusial dalam situasi darurat dengan keterbatasan data penumpang.



Hingga saat ini, tim SAR gabungan mencatat tujuh korban meninggal dunia dan 81 korban selamat yang telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat. Namun, proses evakuasi masih terus berlangsung, termasuk setelah ditemukannya tambahan kantong jenazah di lokasi kejadian.

Selain pendataan korban, posko juga menjadi pusat informasi bagi keluarga untuk mendapatkan perkembangan terbaru terkait proses evakuasi. Di sisi lain, ambulans tetap disiagakan di lokasi untuk mempercepat penanganan korban yang berhasil ditemukan.

Dengan sistem pelaporan berbasis posko ini, tim SAR berupaya memastikan seluruh korban teridentifikasi dengan tepat sekaligus mempermudah proses penyaluran bantuan dan kompensasi kepada pihak keluarga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)