Pemerintah Rencana Tambah 14.000 Km Jalur Kereta Api, Butuh Anggaran Rp1,2 Triliun

24 April 2026 11:53

Pemerintah berencana menambah 14.000 km jalur kereta di seluruh Indonesia terutama di Pulau Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi. Proyek ini bertujuan untuk menekan biaya logistik, mengurangi ketimpangan antar wilayah, serta memperkuat konektivitas nasional sebagaimana mandat dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat koordinasi di Stasiun Tanah Abang Baru, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, menyebut pemerintah terus berupaya memacu konektivitas antar wilayah melalui penguatan jaringan kereta api nasional hingga 14.000 km terutama di Pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. 

"Kita mencoba menghitung untuk jika kita ingin menambah katakanlah tadi 14.000 km," kata AHY dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, 24 April 2026. 

Penambahan jalur tersebut rencananya dilakukan melalui dua skema yakni reaktivasi jalur-jalur kereta yang sudah tak beroperasi hingga pembangunan jalur kereta baru. 
 

Baca Juga : AHY: Kereta Api Solusi Tekan Kendaraan ODOL di Jalan Nasional

AHY mengungkapkan berdasarkan perkiraan awal setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp1.200 triliun untuk merealisasikan rencana tersebut. Itu artinya setiap tahun diperlukan anggaran sekitar Rp60 hingga Rp65 triliun hingga 2045 mendatang. 

"Maka biayanya itu diperkirakan sekitar Rp1.200 triliun, 20 tahun untuk hingga 2045. Nah dengan demikian sederhananya jika dibagi 20 tahun kurang lebih Rp60 hingga Rp65 triliun rupiah harus disiapkan untuk bisa mengembangkan memenuhi target ataupun roadmap seperti itu," ucapnya. 

Meski begitu ia menegaskan bahwa hitungan anggaran tersebut belum bersifat final sebab biaya pembangunan jalur kereta akan berbeda-beda di setiap wilayah tergantung kondisi geografis di lingkungan setempat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)