Perbaikan Akses Jalan Batu Busuak Ditargetkan Selesai dalam 4 Hari

8 January 2026 20:38

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V menargetkan akses jalan yang terputus akibat banjir susulan yang menuju Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat, dapat segera kembali dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dalam empat hari ke depan.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatra V, Nario Widodo, menyampaikan bahwa perbaikan jalan yang amblas akibat banjir susulan ini akan terus dikebut bersamaan dengan pekerjaan normalisasi sungai di kawasan tersebut. Hal itu disampaikannya saat mengecek pengerjaan perbaikan akses jalan yang terputus total di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang. 

Saat ini, Balai Wilayah Sungai Sumatra V juga tengah melakukan perbaikan jalan sekaligus normalisasi sungai. Nario menjelaskan, akses utama menuju Batu Busuak tersebut ditargetkan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dalam empat hari ke depan. 
 

Baca juga:
Diterjang Banjir Susulan, Jalan di Batu Busuak Padang Kembali Rusak

Terkait pekerjaan normalisasi sungai di Sumatra Barat, Nario Widodo mengungkapkan bahwa BWS Sumatra V membutuhkan sekitar 50 unit alat berat. Namun hingga saat ini, baru tersedia 34 unit alat berat yang sedang bekerja dan tersebar di sejumlah daerah, di antaranya Kota Padang, Solok, Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Secara keseluruhan, dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi, terdapat 34 sungai yang terdampak bencana di wilayah kerja BWS Sumatra V. Dan dari jumlah tersebut, ada 19 sungai saat ini tengah dalam proses normalisasi.

Proses pengerjaan ini memiliki kendala utama pada keterbatasan alat berat. Pihaknya hingga kini masih menunggu tambahan alat berat yang akan didatangkan dari luar Provinsi Sumatra Barat, salah satunya dari Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Sementara (kendala) kami dalam mencari alat, Pak. Mendatangkan alat kami agak (susah), kami harus mencari dari luar Sumatra Barat karena di sini sudah habis," ujar Nario Widodo.

Diharapkan dengan bertambahnya alat berat tersebut, proses normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)