Hadir di Green Summit 2026, Telkomsel Paparkan Komitmen Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 January 2026 22:52

Metro TV menyelenggarakan Green Summit 2026 dengan tema "Accelerating Indonesia's Green Transition" pada 22 Januari 2026 lalu. Forum ini bertujuan mencari solusi konkret dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Hadir sebagai pembicara dalam sesi pertama, Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan Ditapradana. Dalam pemaparannya, Indrawan menegaskan komitmen Telkomsel mendukung target nasional ekonomi hijau, transisi energi bersih, serta visi Net Zero Emission 2060.

Indrawan mengakui, meski industri telekomunikasi bukan penyumbang emisi terbesar (high emitter), namun skala operasionalnya memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama terkait limbah elektronik.

"Kami sadar bahwa apa yang kami miliki bisa memengaruhi lingkungan. Konkretnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan pergantian perangkat terus-menerus. Itu (limbahnya) pasti ratusan hingga ribuan ton volumenya," ujar Indrawan.
 

Baca juga:
Green Summit 2026 - Accelerating Indonesia's Green Trasition

Daur Ulang dan Efisiensi Energi

Untuk mengatasi hal tersebut, Telkomsel menerapkan strategi refurbish (pembaruan) dan mendaur ulang perangkat yang sudah tidak terpakai sebagai tolok ukur penyelamatan lingkungan.

Sebagai operator seluler terbesar dengan dukungan lebih dari 288.000 Base Transceiver Station (BTS) yang menjangkau 97% populasi, Telkomsel juga melakukan efisiensi energi secara masif. Beberapa inovasi yang dijalankan antara lain penggunaan BTS dengan energi ramah lingkungan, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk efisiensi operasional, serta daur ulang kartu SIM bekas.

Kampanye 'Jaga Bumi'

Indrawan menjelaskan bahwa seluruh inisiatif hijau tersebut dipayungi oleh kerangka kerja perusahaan yang disebut "Jaga Bumi". Program ini bukan sekadar slogan, melainkan telah diintegrasikan ke dalam budaya kerja dan strategi jangka panjang perusahaan.

"Memang kesan 'Jaga Bumi' terdengar terlalu besar. Namun, ini mengingatkan kita bahwa bumi harus terus dijaga. Ujungnya, menjaga bumi berkaitan erat dengan keberlanjutan (sustainability) bisnis kami di masa depan," jelasnya.

Selain inisiatif internal, Telkomsel juga mengajak pelanggan berkontribusi melalui penukaran Telkomsel Poin. Poin yang ditukarkan akan dikonversi menjadi satu pohon mangrove yang ditanam di kawasan konservasi. Melalui langkah ini, Telkomsel percaya bahwa aksi kecil kolektif mampu membawa perubahan besar bagi keberlanjutan lingkungan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)