Satgas Mina Kawal Ketat Pergerakan Jemaah Haji Indonesia Menuju Makkah

30 May 2026 16:44

Gelombang pergerakan jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Awal mulai memadati jalur keluar dari Mina menuju hotel di Makkah sejak Jumat pagi, 29 Mei 2026. Berdasarkan data terbaru, lebih dari 132.000 orang atau sekitar 68?ri total jemaah haji Indonesia memutuskan untuk mengakhiri masa Mabit (menginap) di Mina lebih awal setelah menyelesaikan rangkaian lempar jumroh.

Wakil Satgas Mina, Zainal Muttaqin, mengonfirmasi bahwa terdapat 424 kelompok terbang (kloter) yang dijadwalkan meninggalkan perkemahan Mina pada hari ini. Proses pemulangan ini mendapat pengawalan ketat dari petugas guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas manusia maupun kendaraan.

Pihak otoritas haji menargetkan seluruh pemberangkatan jemaah Nafar Awal dapat tuntas sebelum matahari terbenam atau waktu Maghrib. Berdasarkan jadwal, pergerakan terakhir diupayakan selesai antara pukul 14.00 hingga maksimal pukul 17.00 waktu setempat.
 

Baca juga: Momen Jutaan Jemaah Haji Menuju Jamarat untuk Lempar Jumrah

Jemaah yang masih berada di Mina hingga melewati batas waktu terbenamnya matahari diwajibkan untuk melanjutkan mabit untuk Nafar Sani pada 13 Zulhijah. Aturan ini berlaku meskipun jemaah tersebut sebelumnya telah dijadwalkan untuk ikut dalam rombongan Nafar Awal.

Selain jemaah yang mengikuti Nafar Awal, tercatat sebanyak 20.000 lebih orang mengikuti program Tanazul. Dengan menjalani program ini, jemaah langsung kembali ke hotel mereka di Makkah tanpa bermalam di Mina setelah melaksanakan rangkaian ibadah sebelumnya.

Bagi jemaah yang telah tiba di Makkah, mereka akan melanjutkan rangkaian ibadah haji berikutnya, yakni Thawaf Ifadhah dan Sa'i, sebelum bersiap untuk jadwal kepulangan ke Tanah Air atau melanjutkan perjalanan ke Madinah.

(Anggie Meidyana)