Kebumen Geopark Trail Run 2026, 1.500 Pelari Berebut Medali Genteng Sokka

23 June 2026 16:39

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen bersiap menggelar ajang olahraga internasional Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026 pada Minggu 28 Juni mendatang. Berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata, ajang sport tourism ini ditargetkan mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui sektor pariwisata, kuliner, dan penginapan.

Ajang kompetisi lari Kebumen Geopark Trail Run 2026 siap menggebrak Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 1.500 pelari yang didominasi oleh 1.100 peserta dari luar daerah mulai dari Semarang, Yogyakarta, Bandung, hingga Palembang dan Bandar Lampung. 

Ajang kompetisi lari ini terbagi dalam empat kategori jarak, yakni 50 km, 30 km, 17 km, serta 7 km. Untuk menjamin keselamatan 1.500 peserta, pihak panitia menerapkan strategi rute baru dengan menyiagakan 300 personel gabungan yang terdiri dari tim medis, tim evakuasi, hingga petugas pos air.

Khusus untuk kategori terjauh 50 km, para pelari ditantang untuk melintasi delapan desa di Kecamatan Ayah dan Buayan serta melewati 12 objek wisata eksotis Kebumen, mulai dari Pantai Karangbolong, Bukit Jerit, hingga kawasan dalam Gua Petruk.

Tak hanya menyuguhkan tantangan fisik dan keindahan alam, setiap pelari yang berhasil mencapai garis finish akan dianugerahi medali unik berciri khas lokal yang didesain khusus berbentuk Genteng Sokka Kodok.
 

Baca juga: Dari Lari Jadi Asri: Ribuan Langkah di Telkomsel Digiland Run 2026, Jadi Ribuan Akar untuk Indonesia


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menggenjot sektor pariwisata guna mendongkrak perekonomian daerah. Melalui inovasi berbagai kegiatan massal, pemerintah daerah menyiapkan sederet agenda seni budaya berskala besar yang akan berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Agustus 2026. Memasuki akhir bulan, Pemkab Kebumen juga menggelar Karangbolong Culture Festival atau Festival Karangbolong yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 28 Juni 2026.

Festival ini akan diawali dengan prosesi kirab budaya dan grebeg gunungan di Pantai Karangbolong pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Pada malam harinya pengunjung akan disuguhkan penampilan kesenian sendratari 'The Tales of Karangbolong' dan peluncuran sekitar 50 lampion sebelum seluruh rangkaian acara hari pertama ditutup maksimal pukul 22.00 WIB demi mendukung persiapan Kebumen Geopark Trail Run keesokan paginya.

Sederet festival menarik lainnya juga telah dipersiapkan untuk bulan-bulan berikutnya. Pada bulan Juli 2026, Disparbud Kebumen kembali menggelar Festival Kuda Joget dengan jangkauan peserta yang diperluas hingga ke beberapa kabupaten dan kota lainnya karena tingginya antusiasme penonton pada edisi sebelumnya.

Menyusul pada bulan Agustus, rangkaian kegiatan akan semakin padat dengan peringatan HUT ke-17 RI, pawai karnaval pembangunan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Kebumen, serta pelaksanaan travel market yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 27, 28, dan 29 Agustus 2026. Puncak dari seluruh rangkaian agenda bulan Agustus tersebut akan terjadi pada tanggal 29 Agustus 2026, di mana perhatian publik akan dipusatkan di Alun-alun Kebumen untuk menyaksikan Festival Lampion.

(Nopita Dewi)