Orang Tua Pilih Liburan Hemat di Rumah saat Biaya Sekolah Meningkat

Metro TV • 22 June 2026 19:38

Demak: Masa libur panjang kenaikan kelas menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama. Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan pendidikan menjelang tahun ajaran baru, sejumlah orang tua memilih menyesuaikan rencana liburan dengan kondisi anggaran keluarga.

Salah satunya dilakukan Widy Wicaksono, ibu rumah tangga asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tahun ini, ia dan suami memutuskan tidak berlibur ke luar kota dan memilih menghabiskan waktu bersama anak-anak di rumah serta mengunjungi keluarga terdekat.
 



Keputusan tersebut diambil karena adanya kebutuhan pendidikan yang harus diprioritaskan, mulai dari biaya masuk taman kanak-kanak untuk anak keduanya hingga kebutuhan sekolah anak pertamanya yang naik ke kelas tiga sekolah dasar.

"Untuk kenaikan kelas ini karena budget-nya banyak. Anak kedua masuk TK, kemudian anak pertama naik kelas tiga. Ada biaya untuk kebutuhan sekolah, jadi kami putuskan untuk di rumah saja. Paling berkunjung ke rumah kakek-nenek yang jaraknya sekitar 30 menit dari rumah," ujar Widy.

Meski tidak melakukan perjalanan wisata, Widy berupaya menciptakan suasana liburan yang menyenangkan bagi kedua anaknya. Berbagai aktivitas sederhana dilakukan, mulai dari membuat permainan rakitan, membaca buku bersama, hingga mengunjungi ruang terbuka hijau yang berada tidak jauh dari rumah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghibur anak-anak selama liburan, tetapi juga membantu mereka tetap aktif dan produktif.

"Biasanya saya membuat mainan sendiri, anak-anak juga bermain di taman dekat rumah, membaca buku, dan mengikuti kegiatan positif yang diberikan sekolah selama liburan," katanya.

Selain itu, Widy memanfaatkan momen liburan untuk membiasakan anak-anak melakukan kegiatan mandiri, seperti membantu pekerjaan rumah dan mengurangi waktu penggunaan gawai. Langkah ini dinilai efektif agar anak tetap memiliki aktivitas yang bermanfaat selama masa jeda sekolah.

Ia mengaku biaya yang harus dikeluarkan untuk berwisata bersama keluarga cukup besar. Untuk sekali bepergian, pengeluaran bisa mencapai lebih dari Rp500 ribu, belum termasuk biaya makan, camilan, transportasi, maupun tempat bermain anak.
 

"Kalau keluar bersama dua anak, biayanya bisa lebih dari Rp500 ribu. Belum untuk makan, camilan, playground, dan transportasi. Jadi menurut saya lebih baik menghabiskan liburan di rumah, tetapi dibuat menyenangkan supaya anak-anak tidak bosan," ungkapnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa libur sekolah tidak selalu harus diisi dengan perjalanan wisata. Dengan memanfaatkan fasilitas di sekitar lingkungan rumah dan menciptakan aktivitas kreatif, orang tua tetap dapat menghadirkan pengalaman liburan yang menyenangkan sekaligus lebih hemat di tengah berbagai kebutuhan menjelang tahun ajaran baru.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)