Cegah Penyakit Pascabanjir, Warga Kebon Pala Dapat Pemeriksaan Gratis

Cony Brilliana • 25 January 2026 15:34

Jakarta: Polkes Jakarta Timur Kesdam Jaya menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu, 25 Januari 2026. Layanan ini diberikan untuk membantu warga terdampak sekaligus mencegah munculnya penyakit pascagenangan.

Pemeriksaan kesehatan menyasar wilayah-wilayah terdampak banjir dan dilakukan secara bergilir setiap hari. Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut tanpa dipungut biaya. 

Dalam pemeriksaan, tim medis menemukan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari pusing, demam, hingga gangguan pernapasan. Anak-anak juga dilaporkan mengalami keluhan yang berbeda dibandingkan orang dewasa.

 

Dokter Polkes Jakarta Timur Kesdam Jaya, Farah, menyebut sebagian besar keluhan warga berkaitan dengan kondisi lingkungan pascabanjir.

“Kebanyakan masyarakat mengeluhkan pusing, demam, meriang, nyeri badan, serta batuk pilek untuk orang dewasa. Sementara pada anak-anak, keluhan yang banyak ditemukan adalah diare, demam, dan batuk pilek,” ujar Farah di lokasi pengungsian warga korban banjir Kebon Pala.

Selain pemeriksaan, tim medis juga memberikan pengobatan awal sesuai keluhan warga. Warga yang masih mengalami keluhan lanjutan akan diarahkan untuk mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Farah menjelaskan, pelayanan kesehatan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

“Untuk tindak lanjut, kami memberikan pengobatan secara simptomatis terlebih dahulu. Jika obat habis atau keluhan belum membaik, warga disarankan melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan pertama, yaitu puskesmas,” lanjutnya.

Kondisi banjir membuat warga rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan air kotor dan lingkungan yang lembap. Keluhan seperti batuk, pilek, demam, gangguan pencernaan, hingga gatal-gatal pada kulit kerap muncul setelah terendam banjir dalam waktu cukup lama.

Layanan kesehatan ini difokuskan di wilayah terdampak dan dilakukan secara berpindah setiap harinya. Seluruh pemeriksaan dan pengobatan diberikan secara gratis. Melalui layanan ini, diharapkan kondisi kesehatan warga terdampak banjir dapat terpantau dan tertangani sejak dini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)