Banjir Kebon Pala Belum Surut, Puluhan Warga Masih Mengungsi

Cony Brilliana • 25 January 2026 12:58

Jakarta: Banjir masih menggenangi permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, hingga Minggu, 25 Januari 2026. Genangan setinggi 50–70 sentimeter bertahan akibat hujan deras sejak Kamis, 22 Januari 2026, yang disertai kiriman air dari wilayah hulu Bogor.

Akibat banjir tersebut, puluhan warga terpaksa mengungsi ke SDN 01 dan SDN 02 Kampung Melayu. Tercatat sebanyak 46 kartu keluarga (KK) dengan total 246 jiwa mengungsi sejak Kamis lalu.

Dari jumlah tersebut, pengungsi terdiri atas 118 orang dewasa, 61 anak-anak, 16 lansia, dan 34 balita. Meski sebagian warga mulai kembali ke rumah, sejumlah keluarga masih bertahan di pengungsian karena rumah mereka belum sepenuhnya terbebas dari genangan.
 

Anggota jumantik Kebon Pala, Yuliana Slano, menyebut genangan masih bertahan di beberapa titik permukiman. Saat ini, sebanyak 13 KK dengan total 65 jiwa masih berada di lokasi pengungsian.

“Sebagian rumah sudah kering, jadi ada warga yang pulang. Tapi masih ada rumah yang tergenang, sehingga warganya belum bisa kembali,” ujar Yuliana.

Selain menyediakan tempat pengungsian, kebutuhan dasar warga terdampak juga terus dipenuhi. Para pengungsi menerima bantuan makanan secara rutin tiga kali sehari dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial dan Palang Merah Indonesia.

Layanan kesehatan turut disiagakan di lokasi pengungsian. Petugas puskesmas secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak.

“Petugas puskesmas rutin turun ke lapangan. Kalau ada warga yang sakit, langsung ditangani,” kata Yuliana.

Banjir di Kebon Pala dipicu oleh kombinasi hujan berintensitas tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu Sungai Ciliwung. Kawasan Kampung Melayu yang berada di bantaran sungai menjadi salah satu wilayah yang paling cepat terdampak dan genangannya cenderung bertahan lebih lama.

Pemerintah bersama relawan terus menyiapkan pengungsian, bantuan logistik, serta layanan kesehatan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)