Kemenhaj Siapkan Makanan Siap Saji Untuk Jemaah saat Armuzna

19 May 2026 16:59

Jelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan layanan makanan siap santap atau ready to eat bagi jemaah haji Indonesia.

"Kita memilih skema katering ready to eat atau makanan siap santap sebagai solusi layanan konsumsi saat jelang, selama, hingga pasca puncak haji." kata Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaf, dikutip dari tayangan Liputan Haji 2026, Metro TV, Selasa, 19 Mei 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan konsumsi jemaah tetap terpenuhi di tengah padatnya mobilitas selama fase puncak haji. Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan berbagai persiapan jelang Armuzna, termasuk melalui penguatan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.
 

Baca juga: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Suci


Pada fase puncak haji, pemerintah menyiapkan skema makanan ready to eat atau makanan siap santap yang dirancang untuk memudahkan distribusi dan konsumsi di tengah tingginya mobilitas jemaah.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menyebut skema ini dipilih karena praktis namun tetap memperhatikan standar gizi. Selama fase Armuzna, jemaah haji Indonesia akan menerima total 15 porsi makanan dengan tambahan enam porsi pada masa pra dan pasca Armuzna.

"Pemilihan makanan ready to eat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek utama tentunya, yaitu di mana yang pertama yaitu merupakan kecepatan distribusi, kemudian kemudahan konsumsi bagi jemaah, yang ketiga daya tahan makanan di tengah mobilitas tinggi, dan keempat tentunya tetap terpenuhinya standar gizi, kebersihan, serta keamanan pangan." ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)