Banyak Dikeluhkan, Pengangkutan Sampah di Pasar Kramat Jati Dikebut

2 April 2026 17:10

Jakarta: Perumda Pasar Jaya mengerahkan 20 truk pengangkut sampah untuk mempercepat proses pembersihan sampah, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Hal ini merespons keluhan dari para pedagang dan pengunjung akibat sampah yang menggunung hingga setinggi enam meter.

Truk yang dikerahkan terdiri dari 19 truk tronton berkapasitas 20 ton dan satu truk tipper berkapasitas 12 ton.

Tumpukan sampah di pasar tersebut didominasi oleh limbah organik. Misalnya, sisa buah dan jerami milik pedagang. Penumpukan ini diduga terjadi akibat keterbatasan armada pengangkut sampah.

 

Baca Juga: Pramono Sebut Tumpukan Sampah di TPS Jakarta Mulai Berkurang

Di sisi lain, Pasar Induk Kramat Jati menghasilkan sebanyak 150 hingga 200 ton sampah dalam sehari. Kondisi ini yang juga membuat penumpukan terus terjadi meski sebagian sampah telah diangkut oleh truk-truk yang ditugaskan.

Untuk mempercepat proses pengangkutan sampah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah menambah 20 unit truk baru ke lokasi tersebut. Sampah-sampah yang diangkut akan dibawa menuju Tempat Pembungan Akhir (TPA) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)