PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada hari pertama perdagangan, saham perusahaan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini langsung menyentuh Auto Rejection Atas (ARA), melonjak 34,12 persen ke level Rp228 per saham.
Melalui aksi korporasi ini, RANS berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp429,25 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan secara strategis untuk menggelar 16 konser hingga 2028, pengembangan taman hiburan Cipung Land, ekspansi merek kecantikan, serta investasi di bidang Artificial Intelligence (AI).
Fokus Bangun Kekayaan Intelektual (IP)
Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, menjelaskan bahwa langkah melantai di bursa adalah bagian dari persiapan jangka panjang agar bisnis tidak terus-menerus bergantung pada popularitas pendirinya. Perusahaan kini berfokus pada penciptaan Intellectual Property (IP) dan produk konsumer yang kuat.
"Kami yakin dengan produk-produk yang baik, yang terpercaya, yang dikelola dengan baik, itu akan menghasilkan
revenue yang lebih berkelanjutan di masa-masa mendatang," ungkap Nagita dalam dialog di
Zona Bisnis Metro TV, dikutip Selasa, 14 Juli 2026.
Ia mencontohkan karakter animasi "Cipung" yang kini dikembangkan menjadi
Brand ambassado untuk produk makanan ringan. Langkah ini meniru jejak keberhasilan The Walt Disney Company dalam mengelola ekosistem karakter dan bisnis ritelnya.
Transisi Menuju Profesionalisme
Sementara itu, Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menilai bahwa IPO ini merupakan fase transisi RANS dari entitas
startup yang bergantung pada individu, menjadi organisasi bisnis dengan tata kelola yang matang.
"Dengan
go public itu jiwa wirausaha melengkapi juga dengan profesionalisme. Ini bicara tata kelola prosesnya perlu dibuat, sehingga itu yang menjadi basis untuk 5 tahun ke depan," jelas Darwin.
Ke depannya, RANS menargetkan diri sebagai perusahaan terintegrasi yang mampu mengolaborasikan sektor media, hiburan, teknologi, dan gaya hidup demi memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan investor.