15 October 2026 18:33
Para pemimpin di bidang teknologi digital, bisnis, dan pemerintahan berkumpul dalam forum Digital Transformation Summit ke-49 untuk membahas strategi modernisasi perusahaan melalui adopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Forum internasional yang merupakan bagian dari rangkaian Global Digital Transformation Summit di lebih dari 10 kota ini bertujuan mendorong dunia usaha dan pemerintah agar mampu mengubah investasi teknologi menjadi hasil bisnis yang terukur, khususnya beralih dari tahap uji coba menuju penerapan nyata.
Pembahasan dalam forum ini mencakup peningkatan skala penerapan AI, modernisasi aplikasi perusahaan, penguatan ketahanan siber, serta pengelolaan data yang aman dan bertanggung jawab.
Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi, Said Mirza Pahlevi, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan dua rancangan kebijakan strategis untuk mendorong inovasi AI yang bertanggung jawab dan berdaya saing secara global.
"Arah pengembangan AI di Indonesia terutama sampai tahun 2029 ke depan di dalam peta jalan itu sudah ada 10 bidang prioritas. Kemudian yang kedua adalah terkait dengan rancangan Perpres etika AI. Jadi bagaimana pengembangan AI di Indonesia, terutama di sektor prioritas tersebut, agar beretika atau bertanggung jawab, sehingga produk-produk atau solusi AI yang dibuat itu tetap berbasis kebutuhan manusia ( human )," ujar Said Mirza Pahlevi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis, 15 Oktober 2026.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat memastikan pemanfaatan teknologi AI di Indonesia berjalan optimal sekaligus menjaga keselamatan dan kebutuhan masyarakat.