Trump Optimistis Harga Minyak Dunia Tak Terpengaruh Perang dengan Iran

16 July 2026 13:24

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberikan pernyataan optimistis terkait kondisi ekonomi negaranya di tengah ketegangan militer dengan Iran. Trump memastikan bahwa operasi militer yang sedang berlangsung tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi dalam negeri, khususnya terkait harga energi global.

Dalam pidatonya di program Zona Bisnis Metro TV, Kamis, 16 Juli 2026, Trump menepis kekhawatiran banyak pihak yang memprediksi harga minyak dunia akan melonjak hingga USD350 per barel akibat konflik di Timur Tengah. Fakta di lapangan menunjukkan harga minyak justru tetap terkendali.

"Banyak orang mengira harga minyak akan naik hingga USD350 per barel, dan hari ini harganya USD79, beberapa hari yang lalu harganya USD68," ujar Trump.
 


Ia mengakui ada kenaikan tipis, namun hal itu merupakan konsekuensi dari tindakan tegas yang diambil pemerintahannya, karena pihak lawan dianggap tidak mematuhi kesepakatan internasional yang ada.

Lebih lanjut, Trump menyebutkan bahwa kenaikan harga saat ini hanya bersifat sementara. Ia memprediksi harga minyak berpotensi turun ke level USD55 per barel atau bahkan lebih rendah setelah situasi mereda. Menurutnya, harga tersebut akan sangat menguntungkan bagi aktivitas ekonomi dan industri di Amerika Serikat.

"Kami mengambil sedikit tindakan (militer), tetapi ketika semuanya mereda, saya pikir Anda akan melihat harga minyak di angka USD55," tambahnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X