Evakuasi Menegangkan Jenazah Pilot AMA di Tengah Intaian Senjata KKB

4 July 2026 22:07

Proses evakuasi jenazah pilot maskapai AMA, Kapten Nicolas Gosselin, yang gugur dalam serangan teror KKB di lapangan terbang Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan berlangsung dramatis. Misi penyelamatan ini berjalan saat kelompok kriminal bersenjata dilaporkan masih terus mengintai di sekitar lokasi.

Sebanyak sepuluh personel elit Koops TNI Habema bertaruh nyawa menggunakan dua helikopter Caracal untuk menembus medan ekstrem demi menjemput pulang jenazah pilot asal Amerika Serikat tersebut.

Sebelum helikopter mendarat, prajurit TNI harus memastikan wilayah lapangan terbang Kampung Balinggama benar-benar steril. Langkah ini krusial karena kelompok bersenjata masih bersembunyi di balik rimbunnya hutan Papua.

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi keberhasilan operasi khusus ini meski sempat terkendala oleh faktor cuaca buruk yang ekstrem.

"Kami berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Kapten Pilot Nicolas F. Gosselin yang kemarin ditembak oleh TPNPB-OPM di Yahukimo, tepatnya di Kampung di Bandara Balinggama, Kabupaten Yahukimo. Harusnya kemarin kalau cuaca bagus kami melaksanakan evakuasi, tetapi teman-teman melihat sendiri bahwa kemarin sampai dengan hari ini cuaca tidak mendukung, sehingga evakuasi baru bisa dilaksanakan pada pagi hari ini," jelas Letjen TNI Lucky Avianto dikutip dari Primetime News, Metro TV, Sabtu 4 Juli 2026.
 


Kronologi Penyergapan dan Identitas Kelompok Pelaku

Peristiwa tragis ini bermula saat pesawat PK-RCY baru saja mendarat dan langsung disergap secara brutal oleh kelompok bersenjata. Pesawat tersebut dibakar dan sang pilot ditembak mati sementara tujuh penumpang di dalamnya berhasil selamat.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku teror ini telah teridentifikasi dan kini berada dalam pengejaran tim gabungan TNI dan Polri.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno, membeberkan bahwa aksi keji ini diduga kuat didalangi oleh kelompok baru bentukan lokal.

"Kita melakukan penyelidikan tersebut sementara dapat kita simpulkan bahwa kejadian ini dilakukan oleh kelompok KKB Bakusip. Kelompok ini adalah kelompok baru yang pimpinan M. Balingga ya, di mana dalam pengakuan dalam pantauan media sosial dia menyatakan sebagai anak buah daripada Elkius Kobak, Kodap 16 Yahukimo. Namun demikian terkait hubungan dengan Elkius Kobak masih akan kita dalami lagi," ungkap Kombes Pol. Bayu Suseno.

Hingga saat ini, tugas di daratan Yahukimo belum usai. Personel Koops TNI Habema masih terus bergerak menyisir hutan untuk memburu para pelaku teror tersebut.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X