Menteri ESDM Tunda Kenaikan Royalti Minerba

12 May 2026 20:42

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan rencana kenaikan royalti mineral dan batu bara (Minerba) ditunda. Langkah ini diambil guna memberikan ruang bagi pemerintah untuk menampung masukan dari para pelaku usaha dan masyarakat.

Bahlil menegaskan bahwa rencana kenaikan royalti tersebut saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan uji publik, bukan merupakan keputusan final yang sudah berlaku.

"Amanah undang-undang itu adalah setiap peraturan yang akan kita buat diawali dengan exercise dan sosialisasi untuk mendapatkan feedback dari pelaku. Dan selama beberapa hari ini feedback-nya sudah ada," ujar Bahlil dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 12 Mei 2026. 

Bahlil menjelaskan bahwa proses yang terjadi belakangan ini merupakan bagian dari uji publik untuk melihat sejauh mana kebijakan tersebut dapat diterima. Ia menekankan akan segera merevisi jika tanggapan publik dirasa kurang tepat atau memberatkan salah satu pihak.

"Saya sebagai Menteri ESDM akan melakukan evaluasi itu. Sekali lagi saya katakann bahwa apa yang disosialisasikan itu bukan keputusan, tapi baru uji publik. Begitu masukannya baik, kita akan segera melakukan revisi," tambahnya.



Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa aturan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP), tapi hingga saat ini draf PP tersebut belum diterbitkan. Ia berjanji akan mencari jalan tengah yang saling menguntungkan.

"Saya akan pending untuk membangun formulasi yang baik yang saling menguntungkan. Negara untung, tapi juga pengusaha harus untung," tegas mantan Kepala BKPM tersebut.

Terkait target penerapan pada Juni 2026 yang sempat beredar, Bahlil mengisyaratkan adanya kemungkinan pergeseran waktu. Pemerintah lebih memilih fokus pada kualitas kebijakan daripada memaksakan tenggat waktu.

"Ya, mungkin masih kita pikirkan lagi. Andaikan pun itu (diterapkan), harus mencari formulasi yang ideal yang tidak boleh merugikan pengusaha tapi juga pendapatan negara bisa kita optimalkan," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)