Aktivis Buruh Berharap Diberikan Beasiswa Pendidikan dari Pemerintah

1 May 2026 17:19

Jakarta: Momen perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) menjadi kesempatan para buruh untuk menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satu permintaan dari buruh ialah beasiswa dari pemerintah untuk aktivis buruh.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, dalam peringatan May Day, di kawasan Monas, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

"Kami minta beasiswa pendidikan untuk aktivis buruh, pak. LPDP begitu besar. Aktivis buruh ingin punya masa depan yang luar biasa untuk membangun organisasinya," kata Andi, dalam program Breaking News Metro TV.
 


Selain beasiswa, Andi menyampaikan permintaaan agar pemerintah mau membuatkan rumah sakit khusus buruh yang dibangun di kawasan industri. Hingga kini pembangunan rumah sakit buruh belum terealisasi.

"Sudah 30 tahun belum bisa terealisasikan," katanya.

Andi juga mengingatkan Presiden Prabowo untuk segera meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur (Jatim). Dia mengingatkan Prabowo pernah berjanji untuk meresmikan Museum Marsinah.

"Bapak punya janji untuk meresmikan Museum Ibu Marsinah, simbol perjuangan buruh di Nganjuk. Semoga Bapak menyempatkan di rangkaian May Day ini untuk meresmikan Museum Ibu Marsinah, simbol perjuangan kami semua," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)