22 August 2026 15:31
Kupang: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penanganan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.
Pemprov NTT saat ini masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait upaya pemulihan pascagempa. Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma juga memantau langsung posko bantuan gempa di kantor BPBD Provinsi NTT, Kupang.
Johni mengapresiasi banyaknya bantuan yang terus berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Flores.
“Luar biasa semangat ya solidaritas dari bangsa Indonesia ini kita lihat dari berbagai provinsi, hampir semua provinsi itu mengirimkan bantuan,” ujar Johni dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu 22 Agustus 2026.
Menurut Johni, bantuan yang datang melalui posko BPBD NTT merupakan bentuk solidaritas masyarakat dari berbagai daerah untuk meringankan beban warga terdampak gempa.
“Solidaritas dari bangsa ini luar biasa untuk Flores. Dari seluruh provinsi ikut ambil bagian dalam meringankan beban,” katanya.
Bantuan yang terkumpul di posko BPBD NTT selanjutnya akan dikirim ke Pulau Flores untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah yang terdampak gempa.
Distribusi bantuan akan dilakukan melalui jalur laut dan udara agar kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi.