Bendung Katulampa Mengering, Dasar Sungai Ciliwung Terlihat Jelas

20 September 2026 23:50

Bendung Katulampa di Bogor, Jawa Barat, mengalami penyusutan debit air akibat musim kemarau. Tinggi muka air sempat menyentuh level terendah yang membuat dasar sungai terlihat jelas.

Jurnalis Metro TV, Randi Alfaras melaporkan, ketinggian debit air di Bendung Katulampa berada di kisaran 10 hingga 40 cm dalam situasi normal. Namun, sepanjang musim kemarau ini, angkanya mengalami penurunan yang cukup drastis. Petugas pemantau menyebutkan bahwa tinggi permukaan air di Bendung Katulampa selama kemarau berfluktuasi di kisaran 0 hingga 10 cm.

Saking rendahnya tinggi permukaan air, bagian permukaan dasar dari Sungai Ciliwung terlihat dengan jelas. Tidak hanya bagian permukaan tanah, bebatuan yang berada di aliran sungai juga tampak nyata, sebuah pemandangan yang tidak bisa dilihat secara langsung ketika situasi debit air sedang normal.
 



Berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun ini akan berlangsung cukup panjang, yakni selama 3 hingga 7 bulan. Puncak musim kemarau ini diperkirakan akan terjadi pada Oktober mendatang.

Rendahnya permukaan air di Bendung Katulampa menyebabkan minimnya pasokan air bagi masyarakat, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan air rumah tangga dan pasokan irigasi lahan pertanian. Di sisi lain, sebagian masyarakat justru memanfaatkan momentum air surut ini untuk mencari ikan dan memancing di sekitar aliran sungai.

Petugas mengimbau masyarakat agar melakukan penghematan air, utamanya untuk menjaga cadangan pemenuhan kebutuhan air rumah tangga dan sektor irigasi pertanian yang sangat bergantung pada pasokan aliran sungai tersebut.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X