29 June 2026 22:20
Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk boks dan belasan pengendara sepeda motor terjadi di perempatan lampu merah Universitas Islam 45 (Unisma), Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 29 Juni 2026 pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Satu orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara 11 korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.
Peristiwa nahas ini diduga kuat dipicu oleh rem blong. Berdasarkan keterangan saksi mata, truk boks tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menuju timur. Setibanya di perempatan Unisma, truk tidak dapat menghentikan lajunya dan langsung menyeruduk kerumunan sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu merah.
Bayu, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan betapa cepatnya tabrakan tersebut terjadi. Ia menyebut sempat melihat sekitar tujuh orang tergeletak luka-luka di dua titik yang berdekatan.
"Awalnya jalanan lagi ramai, banyak motor (berhenti di lampu merah). Akhirnya diseruduk dari belakang. Kondisi korban memar-memar semua, banyak yang berdarah juga," ungkap Bayu dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Senin 29 Juni 2026.
Korban Tewas Diduga Pengemudi Ojek Online
Kerasnya benturan membuat belasan sepeda motor saling bertumpuk di jalanan. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Hardi Sanusi, yang berada di lokasi menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti motor yang tertabrak karena kondisinya saling menindih.
"Kalau jumlah motor banyak, karena bertumpuk-tumpuk. Korban yang parah dan meninggal kayaknya satu, yang kelihatan itu pengemudi ojek online. Yang lain rata-rata parah, sampai tidak bisa berdiri," jelas Hardi.
Suasana di lokasi kejadian sempat diwarnai kepanikan. Hiruk-pikuk suara klakson bersahutan dengan sirine ambulans saat petugas dibantu warga berjibaku mengevakuasi para korban yang tergeletak di jalan raya.
Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah ditangani sepenuhnya oleh Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota. Pihak kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa sopir truk boks tersebut.