Polres Gayo Lues Tak Henti Salurkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terisolir

15 December 2025 09:57

Personel Polres Gayo Lues Aceh tak henti menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terisolir pasca banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues. Akses jalan yang tertutup longsor serta kondisi medan yang sulit tidak menyurutkan upaya distribusi bantuan bagi warga terdampak.

17 hari pasca banjir bandang dan juga tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues Aceh. Saat ini jalan lintas utama lokasi saya mengabarkan saat ini antara Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Abdya Aceh Barat Daya masih terputus.

Setengah jalan lintas utama runtuh,hingga ke bagian ujung. Hingga berita ini dibuar belum ada perbaikan sejak jalan rusak pada 26 November 2025 saat banjir bandang menghantam Kabupaten Gayo Lues.

Jurnalis Metro TV Nadya Soraya bersama personel kepolisian Polres Gayo Lues yakni Briptu Muhammad Hendri, Bripda Edah Putra, dan Bripda Baiki menyusuri jalan lintas nasional dengan menggunakan motor trail.

Mereka menuju Desa Uyem Beriring, Kecamatan Teripe Jaya yang berjarak 38 kilometer dari pusat kota Blankejeren. Sepanjang perjalanan, tampak puluhan longsor dan jalan runtuh yang ditemui.
 


Setibanya di Desa Uyem Beriring, sejumlah warga terlihat masih mengais tempat tinggalnya kembali. Kepala Desa Uyem Beriring, Ali Zaini mengatakan sebanyak 149 rumah rusak berat.

Saat ini keterbatasan tenda pengungsian membuat sebanyak 183 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi secara mandiri ke tempat lain.

Sementara 20 kepala keluarga lainnya mencoba bertahan dengan membangun tempat tinggal. Relokasi dinilai menjadi solusi mendesak agar warga dapat kembali disatukan dan menata kehidupan mereka.

Di samping itu, meski dalam keterbatasan, bantuan terus mengalir dari berbagai pihak. Selain dari desa-desa tetangga dan kabupaten sekitar, bantuan juga datang dari pihak kepolisian, pemerintah daerah dengan berupa layanan medis dan pengobatan gratis.

"Masyarakat ini kan jangankan untuk kembali ke rumah, tapak rumahnya pun sudah tidak ada. Sehingga memang relokasi untuk Desa Uyem Beriring sangat dibutuhkan secepatnya," ucap Ali dikutip dari Metro Pagi Primetime, Metro TV, Senin, 15 Desember 2025.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)