14 January 2026 17:14
Dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, pada akhir November lalu masih terus berlanjut. Erosi sungai yang dipicu oleh meningkatnya debit air Sungai Krueng Peusangan menyebabkan jumlah rumah rusak dan hilang di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, terus bertambah.
Kondisi ini menciptakan kekhawatiran mendalam bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, karena lahan pemukiman mereka perlahan terkikis oleh arus sungai yang deras.
Berdasarkan data terbaru, jumlah rumah yang hilang, rusak berat, maupun rawan ditempati di Desa Balee Panah kini telah mencapai 110 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan dari data sebelumnya yang mencatat sebanyak 100 rumah terdampak.
Baca juga:
BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatra 1.189 Orang |