Banjir Meluas di Kudus dan Pati, Ribuan Warga Terisolasi

14 January 2026 15:51

Banjir yang melanda Desa Setrokalangan, Kabupaten Kudus, memutus akses utama antardesa hingga menyebabkan ribuan warga terisolasi. Data BPBD Kudus mencatat 31 desa di tujuh kecamatan terdampak banjir.

Warga Dukuh Karangturi kini hanya mengandalkan perahu swadaya untuk beraktivitas keluar masuk kampung, karena jalanan tidak bisa dilalui kendaraan. Luapan sungai akibat curah hujan tinggi selama empat hari terakhir menjadi penyebab utama meluasnya genangan.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Pati, di mana 93 desa di 15 kecamatan terendam banjir hingga hari kelima. Jalur Pantura Pati-Juwana sepanjang 2 kilometer turut tergenang air yang mengakibatkan kemacetan dan hambatan akses jalan.

Desa Doropayung di Kecamatan Juwana menjadi salah satu lokasi terparah dengan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga 1,5 meter. Sebanyak 436 KK di desa tersebut terdampak dan aktivitas warga lumpuh total karena rumah-rumah nyaris tenggelam.
 



Pemerintah Kabupaten Pati telah mendirikan dapur umum di sejumlah kecamatan untuk mendistribusikan makanan siap saji kepada warga. Upaya pembersihan tumpukan sampah di jembatan juga dilakukan guna mengurangi luapan air sungai ke pemukiman.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kudus mulai melakukan sistem pompanisasi di sejumlah titik air untuk mengurangi debit genangan. Rencana jangka panjang seperti pengerukan Sungai Juwana juga tengah disiapkan untuk mengatasi banjir tahunan di wilayah tersebut.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)