Komitmen Abdul Azis Menyejahterakan Rakyat Wonua Sorume

30 August 2024 16:52

Sejumlah kandidat akan maju di Pilkada pada November 2024 di Kabupaten Kolaka Timur, salah satunya Abdul Azis yang mengawali karirnya sebagai polisi di Polda Sulawesi Tenggara. Namun, ia akhirnya memilih jalur politik dan masuk ke Partai NasDem.

Abdul Azis lahir di Enrekang, Sulawesi Selatan pada 5 Januari 1986. Abdul Azis punya tekad yang besar untuk negeri Wonua Sorume lewat visi Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat (Gemas). Untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat Kolaka Timur, Abdul Azis tak tinggal duduk depan meja melainkan turun langsung menemui dan menyerap aspirasi warga di 117 desa dan enam kelurahan dalam dua tahun terakhir. 
 

Baca:
Bupati Abdul Azis Kunjungi Seluruh Pelosok Koltim

"Prinsipnya sebenarnya bukan maju tidak maju (Pilkada), tapi ini adalah bagaimana kita bisa menjawab harapan masyarakat yang ada di bawah karena setelah saya keliling dari 117 desa termasuk juga 16 kelurahan, ternyata harapan masyarakat itu ada beberapa sektor yang dia butuhkan. Sehingga inilah yang mendorong saya untuk bisa ikut berkontestasi pada Pilkada 2024," ujar bakal calon bupati Kolaka Timur, Abdul Azis.

Abdul Azis terus mendorong peningkatan produktifitas pertanian dengan memberikan ratusan alat mesin pertanian senilai Rp17 miliar. Abdul Azis bertekad menjadikan Kolaka Timur sebagai daerah dengan sawah terluas dan menjadi pemasok utama beras di Sulawesi Tenggara dengan terus melakukan percetakan sawah seluas 3.065 hektare hingga di daerah terluar Kolaka.

Program 'Listrik Masuk Sawah' merupakan terobosan pertama di Sulawesi Tenggara yang digagas Abdul Azis. Program ini dinilai mampu menghemat energi bagi petani yang kerap kali mengandalkan BBM untuk menggerakkan teknologi pertanian. 

"Kita ketahui bahwa di Kabupaten Kolaka Timur ini yang menjadi menjadi potensi yang sangat luar biasa yaitu dari sektor pertanian. Memang pemerintah harus hadir sehingga bisa mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil produksi," kata Abdul Azis. 

Abdul Azis juga menggratiskan pengurusan sertifikat PTSL kepada seluruh warga di 117 desa dan 16 kelurahan. Terobosan ini membuat para petani dan masyarakat mendapatkan kepastian atas kepemilikan tanah. Ide dan gagasan ini menjadi satu-satunya di Indonesia. 

Di bidang kesehatan dan kemanusiaan, Abdul Azis membuat kebijakan dengan menggratiskan biaya BPJS Kesehatan untuk masyarakat, honorer, dan aparatur desa. Tak hanya itu, Bupati Kolaka Timur ini mensubsidi pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pegawai honorer dan non ASN. Berkat kebijakan ini, Abdul Azis diganjar penghargaan dari Universal Health Coverage atas terwujudnya jaminan kesehatan di Indonesia. 

"Pemerintah daerah telah menggratiskan kepada seluruh masyarakat warga yang sakit ataupun yang ingin berobat di Kolaka Timur. Ahamdulillah dari 2023 sampai 2024 kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Meski telah membangun negeri Wonua Sorume dan menyabet berbagai penghargaan, tapi Abdul Azis belum puas. Pasalnya masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Untuk itu dirinya kembali maju dalam kontestasi Pilkada Kolaka Timur pada November 2024 mendatang. Berdasarkan tiga lembaga survei, elektabilitas Abdul Azis melejit hingga 79%.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)