26 January 2021 08:54
Seorang staf AstraZeneca menjelaskan bahwa penurunan produksi lokasi manufaktur di Eropa telah mengakibatkan pengiriman yang sedianya ditargetkan sebanyak 80 juta dosis pada akhir Maret 2021, hanya dapat terealisasi sekitar 31 juta dosis atau 40 persen saja. Sebagian negara anggota Uni Eropa mengungkapkan ketidakpuasan atas kabar tersebut. Italia menyatakan akan menerapkan tindakan balasan terhadap penundaan yang tidak dapat diterima tersebut. Sementara Polandia akan menyampaikan peringatan yang relevan.