6 October 2022 13:25
Polri berencana mengumumkan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan, Kamis (6/10/2022) sore. Rencananya, hasil investigasi ini akan disampaikan oleh Kapolri di Mapolres Malang.
Hingga saat ini, diketahui penyidik telah memeriksa 35 saksi baik internal maupun eksternal. Polisi juga masih mendalami enam titik CCTV yang berada di titik banyaknya terjadinya korban jiwa pada saat kerusuhan.
"Dari rekaman CCTV, polisi ada yang ingin menolong. Namun, karena diusir massa polisi akhirnya enggan, dan berbalik arah," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo.
Selain itu, polisi juga masih mendalami mengenai siapa yang memerintahkan untuk menembakan gas air mata ke tribun penonton. Hal ini disebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban jiwa yang jatuh pada kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 131 orang.