NEWSTICKER

Fenomena Pernikahan Dini Kian Meningkat di Sejumlah Daerah

19 January 2023 13:55

Fenomena pernikahan dini di sejumlah daerah kian meningkat. Seperti di Aceh, sepanjang 2022 sudah tercatat lebih dari 600 orang mengajukan permohonan pernikahan dini. Hal tersebut ditengarai oleh pergaulan bebas. 

Selain itu, angka yang terus meningkat sejak 2019 itu juga disebabkan oleh pergeseran usia minimal nikah dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Beralih ke Bandung, sebanyak 143 remaja memohon dispensasi pengajuan nikah per 2022. 

Mereka umumnya masih berusia di bawah 19 tahun, namun diharuskan segera menikah karena berbagai alasan, salah satunya hamil di luar nikah. Mayoritas mereka merupakan warga yang putus sekolah atau tamatan dari SD dan SMA. Hingga pertengahan Januari 2023, tiga dari enam orang telah diterima pengajuan dispensasi pernikahan. 

Sementara di Pacitan, Jawa Timur, data pengajuan pernikahan dini tercatat sebanyak 308 sepanjang 2022. Selain karena pergaulan bebas yang menyebabkan hamil di luar nikah, mereka mengajukan nikah muda karena faktor ekonomi dan keagamaan. Kini, 10 dari 20 pemohon dispensasi telah dikabulkan.

Namun, maraknya angka pernikahan dini harus diwaspadai. Selain meresahkan warga sekitar, pernikahan dini juga rentan akan perceraian.